Solve Math For You

Jumat, 15 April 2016

Tindakan Anak SMA Diluar Batas

21.09 Posted by Jonathan Fedrico No comments



Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup besar. Hal itu dibuktikan dengan ditetapkannya Indonesia sebagai negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia keempat. Tidaklah heran apabila Indonesia memiliki generasi penerus yang meggunung. Baik dari kalangan SD, SMP, SMA, bahkan yang sudah kuliah merupakan bibit kemajuan Indonesia.

Namun, banyaknya pelajar Indonesia bukanlah suatu jaminan bahwa Indonesia akan maju. Bahkan sampai sekarang, jika dilihat dari segi pelajarnya, Indonesia masih belum bisa diprediksi apakah akan maju atau tidak. Memang jumlah penduduk yang besar merupakan modal utama kemajuan suatu bangsa, namun hal itu bisa jadi pisau bermata dua yang justru akan mendatangkan kehancuran. Fokus kita kali ini yaitu tindakan yang dilakukan anak SMA sudah diluar batas. Apa maksudnya diluar batas ?

Setiap orang tua pasti ingin anaknya menjadi orang yang berhasil. Ada orang tua yang sangat protektif terhadap anaknya, ada yang selalu mengantar-jemput anaknya, ada yang rela berkorban nyawa demi anaknya., dll. Kita sebagai pelajar pasti tidak pernah perjuangan sebesar apa yang dilakukan orang tua kita pada kita. Mereka selalu mengatakan bahwa mereka baik-baik saja atau mereka juga mengatakan bahwa mereka tidak lapar karena mereka ingin melihat kita makan. Mereka memperjuangkan diri kita sekuat dan semampu yang mereka bisa.

Namun, terkadang kita tidak memikirkan semua itu. Kita hanya memikirkan apa yang menjadi kesenangan kita. Khususnya buat anak SMA, banyak godaan-godaan yang menunggumu di luar sana.

Pertama yaitu merokok. Tahukan kamu bagaimana bentuk godaan untuk merokok ? Godaan itu datang ketika kamu mulai bergaul. Kamu tidak ingin merokok namun temanmu terus menawarinya. Mereka mengatakan bahwa kalau tidak merokok tidak keren, kalau tidak merokok gak jantan, dsb. Tahukah kamu bahwa semuanya itu bohong ?

Kedua yaitu narkoba. Waduh kalau ini jangan ditanya lagi. Ini adalah yang terparah dari semuanya. Kalau kamu sudah pernah ditawarkan akan benda ini, dan kamu mencobanya. Matilah !

Ketiga yaitu tawuran. Tawuran sih sudah biasa di kalangan anak SMA. Sebenarnya tawuran ini tidak perlu dilakukan. Apa untungnya ? Paling hanya merasa puas lalu pulang. Pikirkan orang di sekitarmu. Mereka yang tidak bersalah mengapa mereka yang dirugikan ? Pikirkan !

Keempat yaitu coret-coret baju sekolah gara-gara sudah selesai UN. Kalau ini sudah biasa lah. Konvoi rame-rame naik motor, ke lokasi, coret-coret, koyak sana koyak sini, dibubarin polisi, dan pulang. Sebenarnya sih boleh coret-coret, asalkan janganlah dicoret mobil atau rumah orang. Satu lagi yaitu kalau coret-coret harus beretika sedikit. Pernahkan terpikir olehmu tanggapan negara lain terhadap kita ? Coret-coret itu sudah tradisi lama. Cobalah buat sesuatu yang baru yang lebih aman namun lebih beda dari sebelumnya.

Sudah sepatutnya anak SMA untuk berpikir lebih dewasa lagi. Jauhilah hal-hal yang tidak bagus karena itu hanya menyenangkan sesaat, sisanya hanyalah penyesalan. Saya minta maaf apabila saya telah menyinggung perasaan kamu, tapi artikel ini hanyalah sebagian kecil dari apa yang sebenarnya ingin diungkapkan oleh kami sebagai warga Indonesia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat...

Apakah Matematika Itu Sulit ?

09.21 Posted by Jonathan Fedrico No comments

Is Math As Difficult As We Think ?

 


Matematika bisa dibilang salah satu pelajaran paling killer di sekolah. Pelajaran ini yang selalu membuat kita merasa pusing, stres, mual, muntah, bahkan sampai mau gantung diri. Lucu rasanya melihat berbagai ekspresi bingung yang kita lakukan saat berada di kelas. Ada yang gigit pulpen, ngacak-ngacak rambutnya, teriak-teriak gak jelas, dan banyak lagi lah.

Pada artikel ini, aku mau sharing tentang pandanganku terhadap Matematika. Semuanya pokoknya jelas dan kalaupun ada yang kurang jelas, please leave a comment. Semoga artikel ini bisa memberikan kesadaran bagi kita terhadap Matematika. Langsung aja deh....

Dari dulu aku sangat menyukai pelajaran Matematika. Entah kenapa aku bisa menjawab soal-soal yang diberikan guru padahal aku hanya menghapal rumus. Mungkin kamu beranggapan bahwa ini murni bakatku. Aku dulu merasa begitu juga sampai akhirnya aku menyadari bahwa ada sesuatu dibalik kemampuanku yang ternyata merupakan alasan mengapa diriku bisa menjawab soal matematika. Apakah itu ? Itu adalah kebiasaan. Kebiasaan itu yang membuatku merasa Matematika itu Mudah. Saat kita terbiasa untuk melakukan sesuatu, maka kita akan menganggap hal itu mudah. Sama halnya dengan Matematika. Saat kita terbiasa untuk mengerjakan soal-soal matematika maka kita akan anggap itu sebagai hal yang mudah. Apalagi jika kita menjadikan hal tersebut sebagai rutinitas kita, pasti kamu bisa belajar Matematika.
Kesimpulannya adalah Matematika itu Mudah apabila kita terbiasa untuk mempelajarinya. Jadi sekarang mulailah untuk mau belajar dan tingkatkan terus rasa ingin tahu mu. Fight !!


Kamis, 14 April 2016

Bilangan Bulat

06.45 Posted by Jonathan Fedrico No comments

Bilangan Bulat

1. Bilangan bulat
Bilangan bulat adalah bilangan yang terdiri dari bilangan bulat negatif, bilangan bulat nol, dan bilangan bulat positif. Bilangan bulat negatif adalah bilangan bulat dari {...,-4,-3,-2,-1}. Bilangan bulat nol adalah bilangan bulat yang hanya terdapat angka {0}. Bilangan bulat positif adalah bilangan bulat dari {1,2,3,4,...}.

2. Sifat-Sifat Operasi Bilangan Bulat
a. Komutatif ( Pertukaran )
  • Berlaku ( a + b = b + a )
  • Berlaku ( a x b = b x a )
  • Berlaku hanya pada penjumlahan dan perkalian
b. Asosiatif ( Pengelompokkan )
  • Berlaku ( a + b ) + c = a + ( b + c ) 
  • Berlaku ( a x b ) x c = a x ( b x c ) 
  • Berlaku hanya pada penjumlahan dan perkalian
c. Distributif ( Penyebaran )
  • Berlaku a x ( b + c ) = ( a x b ) + ( a x c )
  • Berlaku a x ( b - c ) = ( a x b ) - ( a x c )
3. Operasi Campuran pada Bilangan Bulat
Pada operasi hitung bilangan bulat berlaku sifat-sifat pengerjaan sebagai berikut :
  • Penjumlahan dan pengurangan memiliki kedudukan yang sama. Kerjakan operasi dari sebelah kiri.
  • Perkalian dan pembagian memiliki kedudukan yang sama kuat. Kerjakan operasi dari sebelah kiri.
  • Operasi perkalian dan pembagian memiliki kedudukan yang lebih kuat daripada penjumlahan dan pengurangan. Kerjakan terlebih dahulu perkalian dan pembagian.
  • Bilangan yang ada di dalam kurung memiliki kedudukan yang paling besar diantara ketiga operasi diatas. Dahulukan operasi yang ada di dalam kurung.
4. KPK dan FPB
a. Cara Mencari KPK
  • Carilah terlebih dahulu faktor-faktor dari kedua bilangan tersebut.
  • Pilih diantara faktor tersebut yang memiliki pangkat tertinggi lalu kalikanlah.
  • Pasti kalian bingung, mengapa angka 3 bisa turun padahal ia tidak punya pasangan ? Jawabannya adalah karena pada KPK harus begitu. ( Saya kurang tahu, Maaf ya... )
b. Cara Mencari FPB
  • Carilah terlebih dahulu faktor-faktor dari kedua bilangan tersebut.
  • Pilih diantara faktor tersebut yang memiliki pangkat tertinggi lalu kalikanlah.
  • Pasti kalian bingung, mengapa angka 3 tidak turun padahal tadi di KPK bisa turun ? Jawabannya adalah karena pada FPB harus begitu. ( Saya kurang tahu, Maaf ya.. )
Kesimpulannya adalah kalau KPK walaupun ia tidak lengkap, ia masih bisa diturunkan. Tetapi kalau FPB kalau tidak lengkap maka tidak bisa diturunkan alias kosong.